Home » , , , , , » Penganiayaan Melibatkan Pelajar Sekolah Menengah di Abepura Kian Marak

Penganiayaan Melibatkan Pelajar Sekolah Menengah di Abepura Kian Marak

ABEPURA (KOTA JAYAPURA) – Penganiayaan yang melibatkan pelajar kembali masuk ke Polsek Abepura. Setelah sebelumnya seorang pelajar SMP dikeroyok lima orang yang juga pelajar SMP, kini seorang pelajar SMA bernama Ajaibik S. Morin (17)dianiaya oleh tiga rekannya yang masih satu sekolah. Kasus tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (09/09/2013) sekitar pukul 09.30 WIT. 

Akibat penganiayaan itu korban babak belur atau luka - luka di sekujur tubuhnya. Atas kejadian itu, ibu korban langsung mengatangi Markas Besar Kepolisian Sektor (Mapolsek) Abepura Kota.

Tiga orang pelajar yang dilaporkan menganiaya korban, masing-masing berinisial BO(17), AM (17) dan EM (17) juga merupakan satu SMA yang beralamat di Kampung Yoka.

Korban mengalami luka robek pada bagian pelipis sebelah kanan, hidung mengeluarkan darah, luka bengkak pada bagian kepala belakang, luka bengkak pada bagian testa, bengkak pada bagian leher sebelah kanan, luka bengkak pada bagian rahang sebelah kiri.

Dugaan penganiayaan juga menimpa seorang pelajar SMU di Abepura bernama Marlien Siep (19) warga Argapura,pada Sabtu (07/09/2013) lalu sekitar pukul 21.30 WIT, di BTN Bawah, Kamkey,  Abepura. Dimana pelakunya berinisial MPdiketahui masih ada hubungan keluarga dengan korban.

Akibatanya, korban mengalami luka bengkak pada bagian bibir bawah, luka memar pada bagian pipi sebelah kanan dan perut alami rasa sakit.

Sedangkan untuk kasus dugaan penganiayaan berikutnya menimpa seorang mahasiswa bernama Sonny Tier (22) yang dianiaya oleh seorang warga berinisial AMakibat kesalahpahaman dan terjadi adu mulut, pada  Sabtu (07/09/2013) sekitar pukul 22.00 WIT, di Waena.

Terkait sejumlah kasus tersebut, Kapolsek Abepura Kota Kompol Decky Hursepunny kepada Bintang Papua melalui Kanit Reskrim Ipda Jerry Koagouw, S.H., mengatakan pihaknya masih akan menindaklanjuti sekaligus mendalaminya dengan mencari bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi. [bintangPapua]

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us