Home » , , , , , , , » Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Serahkan Rp 200 Juta Untuk Warga Djayanti

Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Serahkan Rp 200 Juta Untuk Warga Djayanti

KUALA KENCANA (MIMIKA)  – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua, Lenius Kogoya STh, M. Hum bersama rombongan mengunjungi kedua kubu yang bertikai di Djayanti, guna memberikan dana Rp. 200 juta, yang telah diberikan Gubernur Papua, Lukas Enembe.

“Kami berikan uang ini untuk masyarakat dari dua kubu, baik untuk Moni, Amungme dan Dani, Damal,” ucap Lenius Kogoya, dihadapan warga Dani dan Damal yang berada di Kampung Piyoka Kencana, Distrik Kuala Kencana, pada Jumat (30/05/2014).

Menurut dia uang yang diberikan adalah sumbangan para pemimpin sebagai anak-anak adat.

“Uang ini dapat kasi dari bupati-bupati dan gubernur Enembe, untuk digunakan sekarang ini, mereka kasi karena kewajiban mereka sebagai anak adat,” tuturnya sembari menjelaskan bahwa uang yang berjumlah Rp 200 juta ini, telah dibagi dua untuk kedua kubu, bersamaan dengan pembagian dua ekor babi kepada masing-masing kubu.

Ia menyatakan,  pemberian ini harus digunakan untuk keperluan saat itu juga, tidak digunakan untuk pembayaran denda adat, sebab masalah itu sendiri akan diberikan sesuai dengan jadwal.

“Uang sekarang ini dipakai untuk sekarang, tidak untuk besok, sebab besok itu pembayaran denda gunakkan uang yang diberikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Perang dari Suku Dani, Pinus Bungga saat menerima bantuan tersebut menyatakan bahwa kubunya menerima pemberian dari para bupati dan gubernur, namun ia mengharapkan agar pemerintah dapat memberikan bantuan tidak hanya uang tetapi juga pembangunan.

“Masyarakat suku Dani, sebagai orang adat, mengharapkan para bupati dari pegunungan tengah dapat memberikan bantuan uang juga bangun rumah dan jalan,” tuturnya.

Diungkapkan kehadiran LMA merupakan bentuk nyata perhatian pihak-pihak terkait, walaupun ia sendiri menyayangkan ketidakhadiran perwakilan pemerintah.

“Saya berterima kasih untuk kedatangan LMA, tapi masyarakat minta pemerintah juga datang, katanya Asisten Provinsi datang tapi dia tidak ada, kami minta mereka bisa datang liat kami,” ucapnya.[SalamPapua]

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us