Home » , , » DPRD Mimika Menggelar Buka Puasa Bersama Masyarakat

DPRD Mimika Menggelar Buka Puasa Bersama Masyarakat

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom, SE serahkan bantuan secara simbolis.
SAPA (TIMIKA) – Untuk meningkatkan talisilaturahmi, Keluarga Besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, menggelar buka puasa bersama Muspida dan masyarakat, pada Kamis (30/6).

Kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna DPRD Mimika, juga dilakukan pembagian santunan dan sembako kepada anak-anak Panti Asuhan Yayasan Babuljannah Timika. Dimana penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Mimika, Elminus Mom dan Ketua Majelis Muslim Papua (MMP) Kabupaten Mimika, yang juga Ketua Komisi C DPRD Mimika, Nurman Karupukaro.

Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Elminus B Mom menyampaikan, melalui momentum Bulan Suci Ramadhan ini, kita dapat meningkatkan talisilaturahmi kepada sesama. Dimana buka puasa bersama ini, dilakukan untuk meningkatkan hubungan yang akrab dan harmonis, antara DPRD Mimika bersama masyarakat dan Muspida.

“ Momen ini juga menjadi sangat penting bagi kita sekalian, khususnya segenap umat Muslim, untuk memperkuat dan meningkatkan iman dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa,”kata Elminus Mom. 

Sebagai wakil rakyat, dia mengatakan, Bulan Suci Ramadhan agar digunakan untuk meningkatkan kecerdasan dan kedamaian hati kita masing-masing. Dan ini sebagai modal, dasar dalam menjalankan tugas dan fungsi. Serta kewenangan dalam menunjang tugas  untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Mimika yang sama-sama kita cintai ini. 

“ Mari kita semua, menjadikan Bulan Puasa ini sebagai momen untuk bersama-sama dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, dalam pelaksanaan pembangunan di Tanah Amungsa ini,”tuturnya.

Sementara Ketua Majelis Muslim Papua (MMP) Kabupaten Mimika, sekaligus Ketua Komisi C DPRD Mimika, M.Nurman S.Karupukaro dalam sambutannya menyampaikan, acara ini dimaksudkan untuk memaknai kebersamaan. Dalam arti, untuk membandingkan antara buka puasa bersama dan buka puasa secara sendirian. Tentunya memiliki makna dan rasa sendiri, dalam diri kita.

Lanjutnya, apalagi di Kabupaten Mimika ini merupakan daerah yang berpenduduk heterogen. Dimana semua suku bangsa dan agama ada di daerah ini. Sehingga menjadikan modal utama dalam melaksanakan kebersamaan dan pembangunan daerah.

“Mimika harus menjadi contoh seluruh Bangsa Indonesia, terutama yang menyangkut kerukunan umat beragama. Dimana sampai saat ini tidak ada satu konteks masalah yang mengatas namakan Agama. Ini bisa terwujud, karena semuanya menghapus rasa dendam dan iri, yang lebih mengutamakan saling memaafkan,” tuturnya.

Ia mengatakan, kerukunan umat beragama ini bisa terjalin dengan baik, karena di daerah ini lebih mengedepankan untuk saling menjaga, mengasihi, dan menghormati dalam kerukunan antar umat beragama. Serta kehidupan berbangsa dan bernegara, misalnya di DPRD Mimika. Dimana DPRD Mimika memiliki 35 anggota, yang berasal dari berbagai suku dan budaya, seperti dirinya sendiri orang pantai, Ketua DPRD Mimika orang gunung. Dan masih banyak suku-suku lain yang ada di dalam anggota Dewan ini. 

“ Di DPRD Mimika, walaupun ada perbedaan pendapat, tapi kami semua saling menyayangi. Inilah contoh kecil kebersamaan dan kerunan antar umat beragama. Karenanya, ditanah ini tidak boleh ada satu hal, yang mempermasalahkan perbedaan agama,”ungkapnya. (Maria Welerubun)


0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us