Home » , , » Galian C di 32 dan Iwaka Tidak Boleh Ditutup

Galian C di 32 dan Iwaka Tidak Boleh Ditutup

SAPA (TIMIKA) – Direktur CV Timika Putra, Paulus Pinimet meminta  agar rencana dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Mimika, untuk tidak melakukan penutupan dan pemindahan tempat galian Golongan C di 32 dan Iwaka.

Paulus Pinimet kepada Salam Papua di Jalan Yos Sudarso, Rabu (15/6) mengatakan, pihaknya sudah lama melakukan penggalian C di daerah 32. Pelaksanaan ini sudah mendapatkan persetujuan dari Lembaha Masyarakat Adat Amungme (Lemasa) dan Pemkab Mimika. Dari persetujuan tersebut, dirinya dan beberapa pekerja telah melakukan proses penggalian di daerah tersebut.

“Banyak sekali masyarakat yang bisa mencukupi kebutuhan rumah tangganya, dari bekerja di Galian C area 32. Baik itu dilakukan secara manual ataupun modern,” kata Paulus.

Ia menambahkan, dua area yang rencana mau ditutup dan dipindahkan, yakni 32 dan Iwaka merupakan daerah aliran sungai (DAS). Sehingga sangat cocok untuk dijadikan area galian Golongan C. Dan menyangkut operasi Galian C di 32 itu mengganggu PT Freeport Indonesia (PTFI), itu hal yang tidak benar. Ini karena, kendaraan pengangkut material hanya melewati satu jalan atau pintu, yang telah dibuat oleh Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI).

“ Truk-truk pengangkut material galian ini, hanya melewati satu pintu, yakni di Jalan Agimuga dan Kwamki Narama. Jadi tidak benar, kalau aktifitas di 32 ini mengganggu PTFI,”tuturnya.

Ia menambahkan, lebih baik Dinas ESDM mengurusi galian Golongan C yang ada di daerah kota. Dimana di area irigasi masih terdapat Galian C. Padahal beberapa waktu lalu, Bupati Eltinus Omaleng sudah pernah untuk menghentikan operasi tersebut, dengan mencabut kunci kendaraan. Selain itu, area galian tersebut bukanlah DAS.

Lanjutnya, selain itu dirinya meminta kepada Kepala Dinas ESDM, untuk tidak mendengarkan stafnya yang akan melakukan kajian terhadap dua area Galian C tersebut. Apalagi akan memindahkan dua area tersebut ke daerah yang jauh, yakni Kali Pindah pindah. Dan tempat tersebut, apabila dibandingkan dengan 32, maka kalau dilihat dari segi keamanan sangatlah tidak aman.

“ Saya minta untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut. Karena kami sudah lama melakukan aktifitas Galian C tersebut,” ungkapnya. (red)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us