Home » , , » Gapensi Minta Pemerintah Daerah Bina Kontraktor

Gapensi Minta Pemerintah Daerah Bina Kontraktor

SAPA (MANOKWARI) - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) meminta pemerintah daerah Provinsi Papua Barat dan seluruh kabupaten/kita melakukan pembinaan yang baik terhadap para kontraktor dari kalangan masyarakat asli Papua.

Ketua Badan Pengurus Cabang Gapensi Manokwari Yacob Yenu di Manokwari, Senin, mengatakan selain menyediakan paket proyek pembinaan harus dilakukan melalui program peningkatan kapasitas.

"Pembinaan dari sisi administrasi dan manajerial sangat penting bagi mereka. Mereka harus disiapkan agar menjadi kontraktor yang siap bersaing, baik di wilayah Papua maupun luar daerah," kata dia.

Yacob ingin, kontraktor Papua matang serta tertib dalam menjalankan administrasi. Sebagai warga negara, mereka pun wajib memenuhi kewajiban seperti pembayar pajak tepat waktu serta serta retribusi yang ditentukan daerah.

Dia mengungkapkan, selama ini masih ada sejumlah kontraktor Papua yang mengabaikan kewajiban. Bahkan cenderung melanggar aturan demi kemudahan memperoleh paket proyek.

"Seperti praktik memanipulasi tanda tangan dan dokumen Surat Badan Usaha (SBU). Kasus seperti ini masih banyak, dan mereka yang mendapat proyek. Sementara kontraktor yang tidak memperoleh proyek justru terabaikan," katanya lagi.

Pembinaan yang baik, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya untuk mencegah proyek-proyek bermasalah, yang berujung pada tindak pidana korupsi.

Ia minta seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jeli dan lebih berhati-hati, sebab, kepolisian dan kejaksaan tengah gencar memberantas korupsi di daerah.

Yacob ingin, SKPD benar-benar memberi pembelajaran yang baik kepada seluruh kontraktor. Seluruh paket proyek diatas Rp. 500 juta harus diberlakukan sistem lelang.

"Jika ada penyimpangan yang menurut kami tidak bisa ditolerir, kami pun siap untuk membuat laporan agar aparat menindak secara hukum," katanya. (ant)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us