Home » , , » Pelayanan Medis Bagi Korban Konflik Kwamki Narama

Pelayanan Medis Bagi Korban Konflik Kwamki Narama

SAPA (TIMIKA) -  Puskesmas Kwamki Narama terus melakukan tugasnya dalam melayani masyarakat khususnya di Distrik Kwamki Narama. Meski dalam situasi konflik, pelayanan medis terus diberikan bagi warga yang menjadi korban baik dari kubu atas maupun kubu bawah.

Salah satu petugas medis Puskesmas Kwamki Narama saat di jumpai wartawan disela-sela kegiatannya melayani masyarakat Kwami Narama, mengatakan, sejak konflik perang adat di Kwamki Narama, pihaknya selalu siaga dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat yang menjadi korban dalam konflik perang adat yang terjadi.

“Sejak meletusnya konflik antara kedua kubu beberapa bulan yang lalu, anggota kita selalu siaga melayani warga,” kata Anugrah, satu petugas medis Puskesmas Kwamki Narama, Kamis (16/6).

Dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya terbagi menjadi dua tim dan membuat posko untuk melayani masyarakat kedua kubu.

“Di posko atas itu ada dokter, perawat dan petugas analisis. Sedangan di posko bawah juga sama, dan kita pusatkan di samping gereja,” katanya.

Selain mengobati luka-luka yang dialami warga kedua kubu, pihaknya juga membuka pelayanan untuk pemeriksaan darah. Sebab, selain luka-luka akibat mengikuti perang, sudah pasti ada warga yang juga terserang penyakit, entah itu penyakit malaria atau penyakit lainnya.

“Karena perang berlangsung lama, maka itu kita buka pelayanan untuk pemeriksaan darah, sebab korban dari peperangan ini bukan hanya kaum laki laki saja, tapi dari kaum perempuan dan juga ada anak-anak. Kubu atas terfokus di puskesmas, di layani sama dokter. Sementara kubu bawah di samping gereja. Rujukan untuk kubu bawah itu di RSUD, kalau kubu atas di Caritas,“ jelasnya.

Puskesmas Kwamki Narama optimis akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terlibat konflik di Kwamki Narama, sebab konflik perang adat yang terjadi masih terus berlangsung hingga saat ini dan korban luka-luka masih terus berjatuhan.

“Memang pelayanan ini penuh resiko, tetapi kami tetap jalan. Ini sudah menjadi tugas dalam pelayanan kami kepada masyarakat,” tuturnya. (Saldi Hermanto)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us