Home » , , » Petani Merauke Diminta Giat Menanam

Petani Merauke Diminta Giat Menanam

Marsum  Maulud
SAPA (MERAUKE) – Realisasi musim tanam kedua (gadu) tanaman padi di Merauke baru 3.689 hektar atau 25% dari target 17.523 hektar. Petani Merauke pun diminta untuk lebih cepat dan giat menanam.

“Sesuai SK Bupati tahun 2015 untuk gadu itu seluas 17 ribu lebih, tapi sampai hari ini baru tertanam 25%. Kami minta semangat kerja untuk menanam,” pinta Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merauke, Marsum Maulud, Senin (20/6).

Permintaan itu beralasan, kata Marsum. Mengingat curah (intensitas) hujan di pertengahan tahun ini sudah menurun, dan cadangan air rawa-rawa maupun parit sudah berkurang. Ia minta gabungan kelompok tani (Gapoktan) mendorong anggotanya untuk cepat menanam.

“Petani harap bisa memanfaatkan sisa air yang ada ini untuk mengejar target ktia bersama. 

Ia optimis target 17.523 itu bisa tercapai jika petani memanfaatkan ketersediaan air yang ada dengan baik. Selain itu sistem pertanian di Merauke umumnya telah beralih ke teknologi pertanian (mekanisasi).

“Kami prediksi cadangan air tawar yang tersisa sampai akhir Juli. Tapi kami yakin dengan peralatan, target ini tercapai. Tanam pake mesin tanam, itu dikerjakan dua jam/hektar,” sebutnya.

Sejumlah peralatan pertanian, seperti mesin taman, mesin panen, traktor besar, traktor mini, dan mesin pompa air telah dibagi merata ke semua daerah (sentra) pertanian di Merauke.

“Untuk alat tanam itu ada transplanting dan sider, itu waktu tanamnya hanya 2 jam. Alat panen itu ada combine, waktu panennya hanya 2 jam/hektar. Ini membantu petani,” katanya.

Terkait target tanam pertama, tambahnya, target musim rendengan tahun 2016 seluas 25.616 hektar, yang terealisasi seluas 24 ribu hektar. Produktivitas mencapai 6 ton/hektar, dan 95% telah dipanen.

“Sementara target tanam jagung target tahun ini 749 hektar, rendengannya yang tertanam 323 hektar. Untuk kedele target 299 hektar, sudah tertanam 164 hektar. Produksi padi tahun ini cukup memuaskan,” pungkasnya.(Emanuel) 

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us