Home » , , » PLTU Houltekamp Akan Beroperasi Juli 2017

PLTU Houltekamp Akan Beroperasi Juli 2017

SAPA (JAYAPURA) – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)  Houltekamp, yang terletak di Houltekamp, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, diperkirakan akan beroperasi pada akhir Juni atau awal Juli 2016.

 Saat ini,  PLTU Houltekamp tengah melakukan uji coba pengoperasian pembangkit listrik tersebut.

“Ya, saat ini kami sedang melakukan uji coba untuk pengoperasian turbin dan builer PLTU Houltekamp ini. Mudah-mudahan akhir Juni atau awal Juli 2016 sudah bisa beroperasi,” kata Master Simbolon, Asisten Manager UIP PLN Wilayah 14, menjelaskan kepada Ketua Komisi IV DPR Papua, Boy Markus Dawir, Rabu (15/6).

 Namun, kata Simbolon, pengoperasian PLTU Houltekamp itu, ada beberapa tahapan termasuk uji coba pembangkit untuk memastikan kesiapannya sebelum dioperasikan secara full.

Sementara Ketua Komisi IV DPR Papua, Boy Markus Dawir mengatakan, PLN tengah membangun PLTU Houltekamp  dengan kapasitas 2 x 10 MW, dimana pembangunannya sudah selesai.

“Diharapkan awal Juli 2016, sudah bisa beroperasi untuk mensuplay 10 MW untuk kebutuhan listrik di Jayapura raya,” kata Boy Dawir.

Untuk itu, pihaknya mengunjungi PLTU Houltekamp untuk mendengarkan langsung kondisi PLTU tersebut, termasuk meninjau pelabuhan bongkar muat batu bara yang akan disuplay ke PLTU Houltekamp.

"Pada prinsipnya, sudah berjalan baik dan diharapkan bulan Juli 2016, sudah ada tambahan 10 MW, termasuk dari PLTA Orya Genyem 2 x 10 MW serta PLTD yang beroperasi di Jayapura sebesar 65  MW – 70 MW," ucapnya.

Untuk itu, kondisi listrik di Jayapura diatas bulan Juli 2016 sudah surplus untuk kebutuhan listrik yang dapat melayani Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.

"Kemudian masih ada hal-hal yang perlu didorong dan dibantu oleh pemerintah daerah, baik Provinsi Papua dan Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, yakni untuk di PLTU Houltekamp mungkin kita harus dukung pemecah ombak untuk  melindungi bangunan dari situasi terburuk gelombang yang bisa berdampak terganggunya operasi PLTU," imbuhnya.

 Sedangkan, untuk pemerintah kabupaten/kota, dalam pemasangan transmisi atau jaringan, mereka harus membantu dalam pemasangan jaringan. Jika ada hambatan, pemerintah daerah bisa turun tangan dan menyelesaikan masalah itu.

"Itupun kami harapkan, dan juga kepada seluruh masyarakat di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom mari sama-sama kita mendukung pemasangan jaringan PLN, supaya ke depan listrinya cepat nyala sampai ke pelosok kampung," harapnya. (Arjun)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us