Home » , , » PTFI Ubah Minyak Goreng Jadi Biodiesel

PTFI Ubah Minyak Goreng Jadi Biodiesel

Kunjungan Putri Indonesia Jawa barat dan Tim Pioner Timika -  SAPA RICKY
SAPA (TIMIKA) – Department Lingkungan Hidup PT. Freeport Indonesia (PTFI) mengubah minyak goreng bekas hasil limbah rumah tangga menjadi bahan bakar biodiesel yang dapat digunakan pada setiap kendaraan yang beroperasi diarea perusahaan.

Koordinator Biodiesel pada Enviromental Departement PTFI, Hans Mauri mengatakan, untuk mengelolah minyak goreng bekas menjadi bahan bakar biodiesel membutuhkan waktu kurang lebih 5 hari.

“Kita produksi tidak perhari, tetapi kita produksi kurang lebih 5 hari. Jadi, kurang lebih seminggu,” kata Hans, Jumat (17/6).

Menurut Hans, menggunakan biodiesel pengganti bahan bakar premium atau bensin pada kendaraan akan lebih hemat dari segi ekonomi.

“Bahan bakar biodisel pengganti bahan bakar bensin karena leboh hemat,” ujar Hans.

Hans menjelaskan, setiap hari pihaknya mendatangkan 175 liter minyak goreng bekas dari Tembagapura untuk dikelolah menjadi bahan bakar biodiesel. Namun, hasil olahan tersebut semakin berkurang dikarenakan tercampur dengan air. Sehingga, dari 175 liter minyak goreng bekas bisa menghasilkan 130-140 liter biodisel perminggu.

 “Kalau kita gunakan sehari minyak goreng bekas 175 liter itu kita bisa dapat biodiesel itu berkisar 130 sampai 140 liter. Karena dari 175 liter minyak bekas itu ada tercampur dengan air, sehingga saat diolah jumlahnya menjadi berkurang,” jelas Hans.

Lanjut Hans, jika dalam seminggu bisa menghasilkan 130-140 biodiesel, maka setiap bulan pihaknya bisa menghasilkan biodiesel lebih dari 1000 liter.

“Jadi untuk satu bulan kita bisa menghasilkan 1000 liter biodiesel. Kalau untuk sementara kita masih pakai di kendaraan kita saja yang ada di highland dan lowland. Dan kalau di highland itu lebih dari 100 kendaraan,” kata Hans. (Ricky Lodar)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us