Home » , , » Teman Ahok Semakin Kuat dan Erat

Teman Ahok Semakin Kuat dan Erat

SAPA (JAKARTA) - Relawan Teman Ahok mengaku semakin kuat dan erat meskipun mereka diterpa berbagai tudingan miring dari lima mantan anggota yang menyebut diri sebagai Eks Teman Ahok.

"Beberapa kali kami dijegal dan difitnah dengan berbagai macam isu. Intinya, ini membuat kami makin solid," kata juru bicara Teman Ahok Singgih Widyastomo di Jakarta, Rabu (22/6)

Ia pun menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran dan pemicu semangat serta lebih selektif untuk menerima relawan baru.

Teman Ahok hari ini menggelar jumpa pers untuk meluruskan semua tudingan eks relawan yang mengkritik transparansi anggaran hingga isu manipulasi pengumpulan KTP dukungan untuk Ahok.

"Entah kebetulan entah tidak, semua serangan mulai gencar ketika Teman Ahok akhirnya mencapai 1 Juta KTP. Dan entah kebetulan juga, metode pembusukan-nya dilakukan seolah-olah dari dalam," kata juru bicara Amalia Ayuningtyas.

Ia memastikan aksi tersebut hanya karangan belaka untuk menjatuhkan Teman Ahok dan menghilangkan harga satu juta kartu tanda penduduk yang telah terkumpul.

Sementara itu calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berkomentar mengenai pengakuan mantan relawan Teman Ahok tentang manipulasi pengumpulan KTP dukungan.

“Makanya, butuh verifikasi, segala macam,” kata Basuki “Ahok” di Jakarta.

Verifikasi bertujuan untuk membuktikan kebenaran dukungan yang diberikan.

Mereka yang memberikan dukungan akan dikirimi pesan singkat apakah benar mereka memberi dukungan mereka untuk Ahok maju sebagai gubernur Jakarta.

Menurut Ahok, bila seseorang merasa tidak pernah memberi dukungan namun mendapat SMS notifikasi, ia akan menjawab pesan tersebut.

“Orang menerima SMS, pasti dibalas dong, kalau kamu merasa nggak pernah mengirim (KTP dukungan),” kata dia.

Sebelumnya, sejumlah orang yang mengaku mantan relawan Teman Ahok membuka suara bahwa mereka melakukan berbagai cara untuk mengumpulkan KTP, termasuk membeli dari oknum kelurahan dan toko pulsa ponsel. (ant)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us