Home » , , » Bagian Kesra Setda Mimika Gelar Sosialisasi di Kampung Manasari

Bagian Kesra Setda Mimika Gelar Sosialisasi di Kampung Manasari

Foto bersama usai kegiatan.
SAPA (TIMIKA) - Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag Kesra) Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika memberikan sosialisasi tentang pembinaan kelompok masyarakat pembangunan kampung bagi tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh agama, dan aparatur kampung di Distrik Mimika Jauh.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Manasari, Kamis (28/7) dihadiri  Kabag Kesra Marthen Sawi, Kasubag Kesra dan juga PPTK Richard Waromi, dan Kasubag umum dan program Zakarias Abuur.

Dalam sosialisasi ini sebagai pemateri dari Dinas Kesehatan, Kepala Distrik Mimika Timur Jauh Wens Mitoro, S.IP, dan perwakilan kepala kampung dari, Kampung Panamo, Omawita, Ohotia, Amamapare, dan Ayuka.

Mewakili Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE, Kabag Kesra Marthen Sawi dalam sambutannya mengatakan bahwa, pelaksanaan pembangunan tidak hanya pembangunan fisik  saja, seperti  pembangunan balai kampung, jalan dan fasilitas lainnya yang memiliki wujud. Namun, pembangunan pola hidup sehat harus juga diketahui oleh masyarakat.

"Pembangunan bukan hanya fisik saja, tetapi pembangunan karakter pola hidup bersih dan sebagainya harus diperhatikan," ujar Marthen.

Menurutnya, Pemkab Mimika terdorong untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok baik di kota maupun di perkampungan sebagai suatu interaksi untuk memperoleh masukan antara Pemkab Mimika dan Tomas dalam pembangunan kampung, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung demi memberdayakan pembangunan kampung dalam setiap aspek kehidupan dalam mewujudkan keluarga berkualitas.

Sebagai contoh kata Marthen, kebiasaan para ibu hamil sering dibawa ke pantai untuk melahirkan, harus dilangkan

"Kami terdorong untuk membina kelompok yang berperan penting dalam memberikan pemahaman, dan sekaligus berinteraksi dalam membangun serta memberdayakan masyarakat,” katanya.

Dikatakan, kebiasaan para ibu hamil sering dibawa ke pantai untuk melahirkan, harus dilangkan.

Untuk itu, kepada mereka yang mengikuti sosialisasi ini Marthen berharap, apa yang sudah didapatkan dari pemateri dapat diimplementasikan kepada masyarakat di kampung masing-masing. 

“Pembangunan bukan hanya fisik saja, tetapi bagaimana kita memanusiakan manusia itu dengan memberikan pemahaman, baik secara mental dan spiritual yang baik selayaknya masyarakat yang hidup di kota, dan itu yang patut masyakat ikuti sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara Kasub umum dan program Zakarias Abuur dalam sambutannya, meminta kepada masyarakat yang hadir, apa yang sudah didapat menjadi bekal untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sosialisasi tersebut ada beberapa materi yang disampaikan diantaranya, penanganan terhadap ibu hamil, kesehatan lingkungan, dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (Ricky Lodar)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us