Home » , , » DPRD Nilai Infrastruktur di Sorong Selatan Masih Minim

DPRD Nilai Infrastruktur di Sorong Selatan Masih Minim

SAPA (MANOKWARI) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Papua Barat Piters Kondjol mengutarakan, infrastruktur di Kabupaten Sorong Selatan masih membutuhkan perhatian, baik pemerintah pusat maupun daerah.

Piters yang ditemui di Manokwari, Minggu, mengatakan, dalam waktu dekat anggota DPR Papua Barat akan melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing. Infrastruktur, kesehteraan masyarakat, kesahatan dan pendidikan akan menjadi fokus DPR dalam reses tersebut.

"Saya bersama beberapa anggota DPR lainnya akan reses di Sorong Selatan. Infrasruktur di daerah tersebut masih membutuhkan perhatian, begitupun dengan persoalan lain menyangkut pendidikan, kesehatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dia menyebutkan, sebagaimana daerah lain, Sorong Selatan merupakan daerah berkembang. Infrastruktur masih menjadi persoalan mendasar.

"Membangun Sorong Selatan harus kita keroyok sama-sama. Kita butuh peran pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi serta pemerintah pusat. DPR pun punya andil besar dalam mendorong politik anggaran," ujarnya.

Pemerintah pusat saat ini tengah menggenjot pembangunan Pelabuhan Kota Sorong, Pelabuhan Seget dan Arar di Kabupaten Sorong. Pemerintah berencana menjadikan wilayah Sorong sebagai pintu gerbang tol laut di wilayah timur.

Piters meyakini, program tersebut akan memberi dampak yang signifikan bagi Sorong Selatan. Untuk itu, infrastrutur Sorong Selatan perlu disiapkan untuk menunjang program tersebut.

Dia mengutarakan, infrastruktur yang masih perlu mendapat perhatian di daerah tersebut antara lain jalan dan jembatan, termasuk moda transportasi.

"Ini penting untuk meningkatkan mobilisasi perekonomian. Banyak potensi pertanian, perkebunan dan perikanan yang bisa dikembangkan, dan daerah harus punya orientasi untuk membuka jalur perdagangan dengan daerah lain bila perlu membuka peluang ekspor," katanya.

Sementara persoalan bidang pendidikan dan kesehatan yang perlu mendapat perhatian adalah minimnya jumlah guru dan petugas kesehatan, terutama di daerah pedalaman.

"Itu beberapa peroalan yang akan menjadi fokus kami. Hasil dari reses tersebut akan kami bahas dan dorong agar menjadi program pemerintah," ucapnya. (ant)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us