Home » , , » Polisi Amankan Prosesi Bakar Batu di Iliale Timika

Polisi Amankan Prosesi Bakar Batu di Iliale Timika

Prosesi Bakar Batu di Ille Alle
SAPA (TIMIKA) – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana melakukan penjagaan dalam pelaksanaan prosesi bakar batu (Barapen-red) di Iliale, Distrik Kwamki Narama, Timika, Papua, Kamis (21/7). Prosesi bakar batu ini berkaitan dengan proses perdamaian atas terbunuhnya almarhum Genius Kogoya beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun Salam Papua dilokasi kegiatan bakar batu menjelaskan, prosesi bakar batu yang dilakukan merupakan keputusan dari keluarga korban untuk melakukan proses perdamaian terkait kasus terbunuhnya almarhum Genius Kogoya. Genius Kogoya merupakan korban yang diduga dibunuh oleh kelompok warga dari kubu atas dalam konflik perang adat yang terjadi di Kwamki Narama, dan yang pada saat ini juga masih terus berlangsung.

Menurut Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Parno, bahwa pihaknya mengerahkan tujuh orang persoil untuk berjaga-jaga di lokasi dilakukannya prosesi bakar batu oleh keluarga dan masyarakat korban. Dimana, hal ini juga merupakan keputusan keluarga korban, bahwa seusai melaksanakan prosesi bakar batu, akan dilanjutkan dengan pertemuan atau rapat untuk mengambil keputusan tidak lagi melanjutkan perang adat yang diakibat terbunuhnya korban.

“Ini keputusan khusus dari keluarganya almarhum untuk acara bakar batu dan juga akan rapat mengambil keputusan untuk tidak lagi melanjut perang tersebut,” kata Parno.

Parno mengharapkan agar setelah pertemuan yang dilakukan bersama pihak keluarga korban, tidak ada lagi kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan konflik di masyarakat. “kita berharap kejadian ini tidak lagi berulang,” ujar Parno singkat.

Sementara itu Parno juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menjamin keamanan masyarakat setelah kegiatan ini, dimana wilayah-wilayah yang merupakan wilayah hukum Polsek Kuala Kencana akan dijaga lebih ketat lagi agar tidak terjadi hal-hal yang nantinya dapat menimbulkan adanya suatu permasalahan.

“Kita juga berharap masyarakat disini tidak terpengaruh dan terprovokasi dari masyarakat luar atau pihak lain. Mudah-mudahan selesai acara bakar batu dan acara rapat keputusan untuk tidak lagi kembali melakukan perang, masyarakat bisa kembali ke rumah mereka masing-masing dan melakukan aktifitas seperti biasa,” tuturnya. (CR3)


0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us