Home » , , » Program Pemkab Mimika Diminta Menyentuh Langsung Masyarakat

Program Pemkab Mimika Diminta Menyentuh Langsung Masyarakat

Tokoh Masyarakat (Tomas) Suku Kamoro, Marianus Maknaipeku - DOC SAPA
SAPA (TIMIKA) – Tokoh Masyarakat (Tomas) Suku Kamoro, Marianus Maknaipeku meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika agar membuat program yang menyentuh langsung masyarakat.

Kata dia, Pemerintah jangan hanya membuat program-program non fisik, seperti sosialisasi dan lain sebagainya. Karena kalau hanya membuat sosialisasi, yang ikut serta atau pesertanya hanya orang-orang tertentu. Sementara masyarakat lainnya tidak dilibatkan.

“Program yang dibuat oleh pemerintah, haruslah bermanfaat untuk jangka panjang. Sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat banyak,” kata Marianus kepada Salam Papua di Jalan Ahmad Yani, Kamis (29/7).

Ia mengatakan, dengan pembangunan secara fisik yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), maka membuat daerah ini memiliki warna. Dalam arti, terlihat perubahan di setiap tahunnya yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Anggaran yang ada itu harus dimanfaatkan dengan baik. Sehingga daerah ini penuh dengan warna,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mempertanyakan terkait pelaksanaan program yang sudah direncanakan di tahun anggaran 2016 ini. Ini karena, setelah penetapan APBD dan pembagian Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun sampai sekarang program tersebut belum terlihat sama sekali.

"Kami sebagai Tomas menilai, bahwa Pemkab Mimika, belum bekerja dan melayani masyarakat dengan baik dan hati,"ujar Marianus.

Kata dia, program kerja yang dilaksanakan oleh pemerintah, haruslah menyentuh kepada masyarakat. Karena, selama ini masyarakat butuh perhatian pembangunan dan kesejahteraan dari pemerintah.

“ Khususnya pembangunan di daerah pesisir pantai dan gunung. Sehingga bisa merasakan seperti masyarakat di wilayah perkotaan,”ungkapnya. (Ervi Ruban)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us