Home » , , » SAR Timika Akan Turun ke Sekolah-sekolah

SAR Timika Akan Turun ke Sekolah-sekolah

SAPA (TIMIKA) – Kantor Search and Rescue (SAR) Timika akan memberikan pembinaan dini kepada para siswa di sekolah. Program pembinaan yang akan dilakukan oleh Kantor SAR Timika diberi nama SAR Go To School.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Timika, Makhfud,SH yang ditemui Salam Papua di ruang kerjanya, Senin (11/7) mengatakan, pembinaan yang akan diberikan di sekolah, agar siswa memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan jika terjadi bencana. Sehingga para siswa ini dapat melakukan tindakan keselamatan pertama agar terhindar dari bencana.

"Program SAR Go To School ini diberikan kepada siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA. Ini bertujuan, agar mereka siap menghadapi bencana, seperti banjir, gempa, dan tsunami," kata Kepala SAR Timika, Makhfud SH.

Makhfud mengatakan, dari rencana program SAR Go To School ini, pihaknya sudah menyurati  ke Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) dan Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen) Kabupaten Mimika. Namun untuk pelaksanaan dari program ini, akan kita tindaklanjuti. Dalam arti, apakah siswa yang datang ke Kantor SAR. Atau Kantor SAR Timika yang akan mendatangi sekolah-sekolah.

“ Nanti kami lihat, untuk tempat pelaksanaannya. Karena bisa di sekolah atau di Kantor SAR,”ujarnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan SAR Go To School tidak ada pemungutan biaya. Karena ini kita melakukannya dengan sukarela, untuk memberikan pembinaan dini terhadap siswa terhadap pengetahuan dan kesiapsiagaan jika terjadi bencana.
“ Akan banyak materi-materi yang diberikan dalam pembinaan nanti,”kata Kakansar.

Ia menjelaskan, materi-materi yang akan diberikan dalam SAR Go To School mengenai, potensi-potensi yang membahayakan bagi keselamatan mereka sendiri, seperti angin puting beliung, banjir, tanah longsor, dan juga gas beracun.

Lanjutnya, dengan memberikan materi-materi ini, sekaligus untuk membina potensi SAR. Karena Basarnas sangat membutuhkan potensi-potensi SAR di daerah, seperti TNI - Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Instansi Pemerintah baik maupun swasta, civitas akademika, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan semua unsur di daerah untuk menjadi kekuatan bagi Basarnas Yang nantinya diharapkan dapat membantu dalam menyelesaikan sebuah operasi, ataupun penanganan musibah di suatu wilayah.

“Dalam penanganan bencana SAR tidak bisa berdiri sendiri. Pastinya membutuhkan dukungan dari potensi-potensi SAR. Karenanya, pembinaan sejak dini ini diharapkan bisa mengembangkan potensi-potensi SAR yang ada,”ungkapnya. (CR3)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us