Home » , , , » Belasan Warga Diamankan di Kwamki Narama

Belasan Warga Diamankan di Kwamki Narama

Perlengkapan perang yang diamankan petugas saat operasi - SAPA SALDI
SAPA (TIMIKA) – Belasan warga diamankan aparat TNI-Polri ketika melakukan operasi penegakkan hukum di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Senin (1/8). Selain warga diamankan, aparat juga menyita  busur dan panah yang digunakan warga selama tiga bulan ini untuk saling serang.

Dalam operasi yang dipimpin Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Mimika Kompol I Nyoman Punia, melibatkan  sekitar 800 personil gabungan TNI-Polri.

Operasi dilakukan dengan cara masuk ke sejumlah kampung. Petugas merazia ke rumah-rumah warga untuk mencari peralatan perang yang digunakan warga di dalam konflik. 

“Semua alat-alat tajam seperti panah, parang dan alat-alat lainnya yang sering digunakan untuk melakukan penyerangan, harus di sita. Sesuai protap, fokus kita geledah semua rumah, dan semua alat tajam di sita,” tegas Kabag Ops dalam arahannya saat apel gabungan berlangsung di Kwamki Narama, Senin (1/8).

Dari hasil operasi ini,  petugas mengamankan puluhan peralatan perang tradisional berupa busur dan panah, serta peralatan lainnya yang digunakan masyarakat saat konflik perang Kwamki Narama berlangsung.

Selain itu, belasan warga juga diamankan untuk dimintai keterang di Markas Komando (Mako) Brimob Batalyon B Polda Papua. Belasan warga ini berinisial NM, PW, EW, LM, RJB, TM, JK, TW, FW, WM, JW, DW dan DK.

Selama operasi berlangsung, aparat juga melakukan patroli mengelilingi kampung-kampung dan memberikan himbauan ke masyarakat untuk berhenti berperang, dan mengakhiri konflik yang sudah banyak memakan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Operasi ini akan dilakukan dalam beberapa tahap. Untuk tahap pertama sudah dan sedang berlangsung saat ini hingga enam hari kedepan. Hal ini juga seperti yang sudah disampaikan Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mujiharso, saat pertemuan di Hotel & Resto Cenderawasih 66 guna membahas rencana operasi ini. (Saldi Hermanto)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us