Home » , , » Gudang Gereja St Stevanus Sempan Terbakar

Gudang Gereja St Stevanus Sempan Terbakar

Warga ketika melihat gudang gereja yang terbakar. SAPA/Simon

SAPA (TIMIKA) - Gudang milik Gereja Santo Stevanus Sempan yang terletak di Jalan Busiri, Distrik Mimika Baru, Timika-Papua terbakar pada Jumat (19/8) malam sekitar pukul 18.30 WIT.  Diduga Kebakaran ini akibat adanya arus pendek listrik.

Penuturan Pastor Lambert OFM saat ditemui Salam Papua dilokasi kejadian menjelaskan, pada saat itu dirinya bersama Kiswanto yang merupakan tukang rehab bangunan dan fasilitas gereja, dan juga menjadikan gudang penyimpanan tersebut sebagai tempat tinggal, sedang berjalan kedepan gereja.

Sekira 20 meter berjalan, terdengar suara ledakan, kemudian keduanya menoleh ke arah belakang dan mendapati kepulan asap keluar dari dalam gudang.

Pastor kemudian bergegas memutuskan aliran listrik dengan menurunkan saklar pada meteran listrik yang tidak jauh dari gudang. Sedangkan Kiswanto berlari kearah gudang dan berusaha masuk ke dalam untuk menyelamatkan barang-barang miliknya. Namun, upaya Kiswanto sia-sia karena api terlalu cepat membakar gudang yang terbuat dari kayu dan berlapis atap seng.

“Asap yang keluar, jadi saya lari padamkan aliran listrik, sedangkan Kiswanto berlari ke dalam gudang untuk selamatkan barang-barang tapi tidak bisa,” jelas Pastor Lambert.

Sementara itu seorang pegawai kelurahan Inauga, Sempan, yang bernama Maikel Akimuri, menjelaskan bahwa, dirinya sempat mengira yang terbakar adalah kantor keluarhan Inauga, namun ternyata gudang milik gereja.

Akhirnya Maikel berinisiatif melaporkan kejadian ini kepada salah satu petugas Polsek Mimika Baru (Miru), kemudian dari pihak Polsek Miru menghubungi pemadam kebakaran untuk merespon ke lokasi kebakaran.

“Ternyata gudang milik gereja yang terbakar, jadi saya langsung hubungi Kanit Sabhara Polsek Miru Pak Paulus,” ujar Maikel saat diwawancara Salam Papua di sekitar TKP.

Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam kebakaran dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan, namun tidak dapat menyelamatkan isi maupun bangunan gudang tersebut, sebab sudah ludes dilalap si jago merah dan baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

Untuk sementara kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, sebab, tidak ada satupun bahan bangunan dan alat-alat disertai barang-barang milik Kiswanto yang berhasil diselamatkan.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. (Ricky Lodar/CR 3)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us