Home » , , , » Rossi Soroti Sirkuit Red Bul Ring

Rossi Soroti Sirkuit Red Bul Ring

SAPA (SPIELBERG) – MotoGP akhirnya kembali ke Red Bull Ring, Austria. Namun pada musim kali ini, Sirkuit Red Bul Ring mendapat sorotan mendalam terutama karena masalah keselamatan. Seperti diketahui jarak antara lintasan dan tembok pembatas memang tergolong sangat dekat jika dibandingkan dengan sirkuit MotoGP lainnya.

Salah satu pembalap yang terus menerus menyoroti masalah keamanan adalah pembalap Yamaha, Valentino Rossi. Menurutnya, ada dua tempat yang memiliki risiko lebih tinggi jika dibandingkan dengan tempat lainnya.

“Bagi saya ada dua tempat di Red Bull Ring yang berbahaya. Yang pertama adalah ketika ingin keluar dari tikungan terakhir dan juga saat ingin keluar di tikungan delapan. Tak ada ruang yang cukup di sana,” ujar Rossi seperti diberitakan Crash, Kamis (11/8).

“Tikungan ketiga ketika memasuki area untuk melakukan pengereman mungkin menjadi yang paling berbahaya. Kami harus melakukan pengereman ketika membelok ke kiri. Bagi para pembalap, itu akan membuat ban depan mereka terkunci. Terlebih lagi tak adanya ruang yang cukup di sana,” tambah Rossi.

Menjelang balapan di Red Bull Ring terdapat fakta unik yang dialami Rossi. Dirinya menjadi satu-satunya pembalap yang berlaga di GP Austria pada 1997. Rekan-rekannya yang berlaga pada saat itu sudah tidak ada lagi yang masih aktif.

Rossi sendiri mengakui dirinya sangat menikmati liburan selama tiga minggu. Dirinya juga tak sabar untuk segera kembali karena ia juga terus berlatih ketika balapan tidak berlangsung.

“Kami mengalami libur yang panjang. Saya akui kami melakukan istirahat yang panjang tetapi saya tetap melakukan latihan. Saat ini saya ingin segera kembali ke lintasan dan tak sabar ingin melakukan yang terbaik di sisa musim,” tambah pembalap berpaspor Italia tesebut.

“Sejauh ini kami menjalani musim yang bagus. Pembalap lain memang telah menunjukkan kemampuan mereka tetapi Yamaha juga telah menyatakan diri sebagai tim yang memiliki motor cepat,” tambahnya. (okz)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us