Home » , , , » Workshop Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tingkatkan Kualitas Guru

Workshop Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tingkatkan Kualitas Guru

Foto bersama usai workshop - SAPA ERVI
SAPA (TIMIKA) - Workshop Pembentukan Karakter Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Ebenhaezer Timika, sejak Selasa (2/8) secara resmi ditutup Ketua Eksekutif Yayasan YPK di Tanah Papua Drs. Jan Ihalaw, M.Pd.,Kons, Kamis (4/8) di Gedung Sekolah YPK Ebenhaezer Timika, Gorong-Gorong, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Workshop dengan tema “Mengembangkan Visi Kepemimpinan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sebagai Pelaku Perubahan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan YPK Timika,” merupakan satu kegiatan untuk meningkatkan kualitas guru memasuki tahun ajaran baru.

“Kegiatan ini untuk peningkatan kualitas dari pada guru dan untuk memotivasi peserta didik, agar memasuki tahun ajaran yang baru peserta didik memiliki wawasan yang luas yang siap mengikuti pembelajaran di sekolah,” ujar Jan Ihalaw kepada Salam Papua.

Dia menyebutkan, materi yang disampaikan dalam workshop tentang meningkatkan efisiensi guru. Dimana, materi ini sebagai materi utama bagi guru. Selain itu juga, dalam workshop ini telah disusun sebuah peta pelayanan pendidikan Kristen di Tanah Papua.

"Tujuan empat kluster adalah untuk memperdekat jangkauan kerja kami yang baik diketahui bahwa, YPK wilayah kerjanya di Provinsi Papua sama Papua Barat mengikuti gereja pembina, yaitu Gereja Injili di Tanah Papua," ujar Jan.

Dengan adanya peta pelayanan, Jan berharap, semua kebijakan yang diturunkan dari Badan Eksekutif YPK di Tanah Papua segera dapat dimengerti dan dilaksanakan secara bertahap. Mulai dari koordinator di setiap kluster, PSI, kepala sekolah, dan guru.

“Di dalam peta pelayanan itu juga kami telah membuat prediksi ketika YPK ini akan mandiri, bagaimana kita bisa mengoptimalkan potensi yang ada pada YPK," kata Jan.

Jan mengakui, hingga kini YPK belum mampu untuk mengangkat seorang guru. Untuk itu, YPK harus mampu mandiri dalam finansial. Sehingga, apa yang diharapkan bisa terwujud.

“Kami tidak mampu membangun fasilitas sekolah, kami tidak mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan profesional para guru dengan kita. Sehingga, mengoptimalkan semua kemampuan internal yang ada maka, kami dari YPK yakin bisa bangkit,” tutur Jan. 

Ketua PSW YPK Ebenhaezer Timika Simon Faot menyampaikan terima kasihnya kepada Direktur YPK di Tanah Papua yang telah hadir dalam kegiatan ini. Meski waktu yang diberikan sangat terbatas, namun dapat memberikan materi yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas guru.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Klasis GKI Mimika yang selama ini menjalankan komunikasi yang baik, dan memberikan bantuan baik secara moril maupun materil,” kata Simon.

Untuk itu, dia berharap, kepada guru yang sudah mendapatkan materi dalam workshop ini dapat dilaksanakan dengan baik. 

Sementara, Ketua Klasis GKI Mimika, Pdt. D. Kaigere, SSi  mengatakan, pendidikan di YPK Ebenhaezer bisa setara dengan yayasan maupun sekolah lainnya. Tetapi, YPK Ebenhaezer harus mempunyai karakteristik yang selalu ada dalam pengelolaan pendidikan.

“Dengan digelarnya workshop ini dapat lebih bermanfaat dan lebih mudah diterapkan oleh para guru, baik dalam TK, SD, SMP maupun SMA,” ujar Kaigere.

Sementara itu, diakhir kegiatan ini, Wakil Direktur YPK di Tanah Papua Pdt. Bas Weyai, S.Th melepas tanda peserta workshop. (Ervi Ruban)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us