Home » , , , » Bhayangkari Mimika Kutuk Keras Pencabulan Anak

Bhayangkari Mimika Kutuk Keras Pencabulan Anak

Ny Ully Yustanto

SAPA (TIMIKA) – Ketua Bhayangkari Cabang Mimika, Ny. Ully Yustanto, mengutuk keras aksi pencabulan terhadap anak yang belakangan marak di wilayah hukum Polres Mimika, Kabupaten Mimika. Pelaku pencabulan dikatakan Ully, ibarat predator yang melemahkan masa depan generasi muda bangsa Indonesia.

Maraknya aksi pencabulan yang dilakukan terhadap anak dibawah umur oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, membuat banyak pihak menjadi geram. Salah satunya perkumpulan ibu-ibu Bhayangkari Polres Mimika yang juga mengutuk keras aksi kejahatan seks terhadap anak.

“Kami dari ibu-ibu Bhayangkari mengutuk keras kasus pencabulan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini di Mimika,” tegas Ully Yustanto kepada wartawan di aula kantor pelayaan Polres Mimika, Jumat (16/9).

Ully juga mengatakan bahwa kasus pencabulan atau kejahatan seksual terhadap anak, merupakan perbuatan tidak terpuji dan sangat tidak manusiawi, apalagi jika perbuatan itu dilakukan oleh seorang ayah kandung terhadap anaknya sendiri.

“Anak itu massa depan bangsa, cara ini sama dengan melemahkan bangsa yang sedang membangun ini. Jadi saya minta predator-predator ini dihukum setimpal dengan perbuatannya,” kata istri Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mujiharso, S.IK, M.Si.

Menurut dia, lingkungan keluarga menjadi dasar seorang anak dalam membentuk karakternya, sehingga ia meminta kepada semua orang tua agar lebih waspada dan terus mengontrol anaknya.

“Sekarang bukan hanya anak perempuan saja yang jadi korban, tetapi anak laki-laki juga menjadi sasaran orang-orang yang tidak bertanggung,” jelas Ully.

Pihaknya sendiri selalu melakukan sharing tentang kasus-kasus seperti ini, diantaranya bersama dengan badan pemberdayaan perempuan yang ada di Mimika.

“Saya harap kedepan kita semua bisa bekerjasama dan mencari solusi yang baik, untuk memerangi kejahatan seksual terhadap anak-anak,” harapnya. (CR4)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us