Home » , , » Komisi C DPRD Mimika Terima 10 Aspirasi Masyarakat Pulau Karaka

Komisi C DPRD Mimika Terima 10 Aspirasi Masyarakat Pulau Karaka

Suasana dialog dan dengar pendapat antara masyarakat Pulau Karaka dan Komisi C DPRD Mimika



SAPA (TIMIKA) – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, dalam kunjungannya ke Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, pada Sabtu (3/9) menerima 10 aspirasi dari masyarakat. 10 aspirasi tersebut disampaikan langsung secara tertulis oleh Kepala Kampung Pulau Karaka, Fakundus Natipia kepada Ketua Komisi C M Nurman Karupukaro, yang didampingi tiga anggota Komisi C, yakni Yohanis Felix Helyanan,SE, Muhammad Asri Anjang,SE, dan Yohanis Sunme.

Sebelum aspirasi tersebut diserahkan kepada Komisi C, Kepala Kampung Pulaua Karaka, Fakundus Natipia membacakan 10 aspirasi tersebut, yakni pengusulan membangun balai kampung, bangunan gereja permanen, perumahan yang layak bagi masyarakat, ketersediaan sarana air bersih, sanggar PKK bagi mama-mama, pelabuhan tambatan perahu, bantuan Jonson 15 PK sebanyak 25 unit, lapangan multi fungsi bermain bagi anak-anak sekolah, rehab dan bangun jembatan keliling kampung, dan bangun TK serta rehab Bangunan SD Negeri Amamapare.

Selain menerima 10 aspirasi tersebut, Komisi C juga menggelar dialog dan dengar pendapat. Dimana dari kegiatan dialog tersebut, Kepala Sekolah SD Negeri Amamapare, FX Budi Susanto Reyaan mengatakan, pihaknya meminta agar DPRD Mimika dapat memperjuangkan SMP Negeri Ayuka yang rencananya akan ditutup oleh dinas, untuk dipindahkan ke Pulau Karaka. Penutupan ini  dengan alasan banyak siswa yang usia SMP, tidak bisa lanjut.

“ Saya minta dewan desak pembatalan penutupan SMP Negeri Ayuka, namun memintahkan ke Pulau Karaka, agar bisa menjawab tamatan SD. Dan bisa melanjutkan pendidikan di tingkat SMP. Ini karena, didaerah ini ada 80 an anak-anak usia SMP. Namun tidak bisa melanjutkan pendidikan, karena tidak ada SMP di sini,”pinta Budi.

Selain itu, ia juga meminta kepada dewan agar bisa memperjuangkan SD Negeri Amamapare, yang sudah setahun tidak menerima dana Bopda. Karena dana ini sangat menunjang kemajuan pendidikan di pulau Karaka. Ditambah lagi dengan halaman bermain dan rumah dinas guru-guru yang bertugas di Pulau Karaka. Ini dikarenakan, sebagian guru masih tinggal di Timika dan setiap hari menumpang bus perusahaan.

“ Sebelumnya usulan tersebut pernah diakomodir. Namun tiba-tiba hilang tidak jelas. Karenanya, kami minta kepada Dewan untuk memperhatikan hal ini,”ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi C Muhammad Nurman S Karupukaro mengatakan, bahwa sepuluh aspirasi yang sudah diterima akan diperjuangkan dan disampaikan kepada pimpinan DPRD, untuk bisa dibahas dan menjadi prioritas DPRD dalam pembahasan anggaran.

“ 10 aspirasi dan masalah pendidikan, akan kami dorong. Agar menjadi agenda pembahasan dalam rapat DPRD. Sehingga kedepannya juga akan didorong, agar diperhatikan oleh pemerintah,”ungkapnya.(Red)

0 comments:

Post a Comment

KIRIM ARSIP

Silahkan kirim arsip berita anda ke berita@papua.us